Kuliner ‘Wong Gunungkidul’ Ini Bisa Go Internasional

MentariNews.Com – Kabupaten Gunungkidul memang dikenal dengan segudang kuliner-kuliner jawa di jagat bumi Indonesia. Dari kuliner yang ‘biasa’ saja hingga kuliner yang ‘aneh’. Kali ini redaksi akan mencoba membahas kuliner yang ada di Gunungkidul yang sudah berhasil ‘go internasional’ dengan kuliner khas ‘wong ndeso’ ini.

Kuliner ‘Wong Ndeso’

Nama pemilik ini adalah Bu Wina merupakan salah satu pengusaha oleh-oleh khas Gunungkidul salah satu produknya ialah tiwul, klanting, makroni, dan gatot. Yang tentunya itu semua ini berupa makanan khas orang Gunungkidul yang katanya kuliner ‘wong ndeso’, berbahankan dasar ketela dan jagung.

Usaha Ibu wina sendiri ini sudah dirintis sejak 2 tahun lalu (2018), hingga kini dapat memberdayakan 8 orang yang mayoritas ibu rumah tangga Padukuhan Bendungan, Rt 01, Rw 08 Kalurahan Sumberrejo Semin, Gunungkidul. Untuk memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat, Ibu wina ini sampai mendatangkan bahan baku berupa ketela dan jagung dari luar daerah Gunungkidul yaitu Wonogiri.

Hingga Ekspor

Untuk memaaarkan produknya Bh Wina ini biasanya memasarkanya melalui online dan hasilnya hingga kini pemasarannya hingga di ekspor ke luar negeri, biasanya ke Negara Australia, Korea, dan Hongkong. Yang memang kebetulan beberapa di negara itu terdapat kawannya yang juga TKI ikut memasarkan di sana dan kebanyakan permintaan berupa tiwul dan gatot, karena tiwul dan Gatot merupakan makanan khas Wong Gunungkidul.

Sempat Naik Turun

Ketertarikannya dengan dunia kuliner membuat Wina tidak patah semangat dalam mengelola usahanya. Meski usahanya sempat mengalami naik turun bahkan sempat rugi juga namun Wina bisa melewati itu semu hingga sekarang produknya bisa di kenal di seluruh Gunungkidul bahkan di luar negri. Wina juga berharap semoga usaha yang di kelolanya semaki maju lagi dan prodaknya bisa di kenal lebih luas lagi.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan