Minahasa Utara – Pembangunan Jembatan Printis Garuda yang berlokasi di Kelurahan Rap Rap, Kec. Airmadidi Kab. Minahasa Utara, terus menunjukkan kemajuan pesat. Proyek infrastruktur vital di wilayah teritorial Kodim 1310/Bitung ini kini memasuki tahap pemasangan mal dan pengecoran pylon, (02/05/2026).
Jembatan yang diharapkan menjadi urat nadi baru bagi mobilitas warga khususnya Kelurahan Rap Rap ini terus dikebut pengerjaannya guna memastikan akses transportasi antarwilayah semakin mudah dan efisien.
Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Dewa Made DJ, saat dikonfirmasi, menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Tahap pemasangan mal dan pengecoran pylon menjadi krusial karena merupakan struktur utama yang akan menopang beban kabel dan bentang jembatan.
”Saya akan terus memantau perkembangan di lapangan. Saat ini personel Babinsa bersama Danramil dan tim teknis fokus pada pemasangan mal dan pengecoran pylon untuk memastikan kekuatan struktur jembatan,” ujar Dandim Letkol Inf Dewa Made DJ.
Dandim juga menambahkan bahwa selama ini, akses warga di Kelurahan Rap Rap dan sekitarnya cukup terbatas. Kehadiran Jembatan Perintis Garuda diprediksi akan memberikan dampak luas, baik di sektor perekonomian, pendidikan dan juga kesehatan.
“Kami berkomitmen untuk kualitas dan keamanan meskipun pengerjaan dilakukan dengan cepat, standar keamanan tetap menjadi prioritas utama,” tambah Dandim.
Pemasangan pylon dilakukan dengan ketelitian tinggi menggunakan material yang tahan lama terhadap cuaca dan beban kendaraan roda dua maupun pejalan kaki.
Partisipasi aktif masyarakat Kelurahan Rap Rap dalam mendukung pembangunan ini juga menjadi kunci lancarnya proyek.
Semangat gotong royong antara TNI dan warga setempat terlihat jelas di lokasi proyek, menciptakan hubungan yang harmonis dalam bingkai Kemanunggalan TNI dengan Rakyat.(RD)



































