Sarmi – Pada Sabtu, 10 Januari 2026, bertempat di Muara Kali Dormas, pinggiran Pantai Kampung Taronta, Distrik Bonggo, Kapolsek Bonggo Iptu Yustus Maudul, S.E., M.Si. bersama keluarga korban, relawan, dan masyarakat melaksanakan doa bersama serta prosesi tabur bunga sebagai tanda penghentian pencarian secara mandiri terhadap korban tenggelam atas nama Seljun Oktaria, yang dilaporkan hilang sejak tanggal 1 hingga 9 Januari 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh orang tua korban, Danramil 1712-06 Bonggo, tokoh adat, tokoh agama, para relawan, serta warga masyarakat setempat. Doa dipimpin oleh Ustad Ahmad Yusro, kemudian dilanjutkan dengan prosesi tabur bunga di lokasi kejadian tenggelam.
Mewakili keluarga korban, Kepala Kampung Gwinjaya SP 4 Distrik Bonggo Timur menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu proses pencarian, baik tenaga, pikiran, maupun materi. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran agar lebih meningkatkan kewaspadaan, khususnya dalam mengawasi anak-anak saat beraktivitas di pantai dan perairan.
Sementara itu, Kapolsek Bonggo menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban serta mengimbau kepada masyarakat, terutama nelayan dan warga yang beraktivitas di sepanjang pesisir pantai dan laut Kabupaten Sarmi, agar segera melaporkan kepada pihak keluarga atau aparat keamanan apabila menemukan tanda-tanda atau jasad yang diduga korban.
Dengan dilaksanakannya doa bersama dan prosesi tabur bunga ini, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi penguat bagi keluarga korban serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan dan kewaspadaan dalam setiap aktivitas, khususnya di wilayah pesisir pantai dan perairan. Tutup.(rd)




































