Wamena – Satresnarkoba Polres Jayawijaya mengungkap 3 (tiga) lokasi yang menjadi tempat produksi dan penjualan minuman keras lokal jenis Cap Tikus dan Ballo di seputaran Kota Wamena, Selasa (1/9/2026).
Pengungkapan tersebut dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan di lapangan menindaklanjuti informasi dan laporan yang disampaikan oleh masyarakat kepada pihak Kepolisian, terkait aktivitas pembuatan serta penjualan minuman keras lokal di wilayah Kota Wamena, yang selama ini sangat meresahkan masyarakat.
Ketiga lokasi tersebut berada di Jalan Hom-Hom, Gang Papua, Jalan Tawes, Gang 99, serta Jalan JB Wenas. Dalam kegiatan tersebut, petugas mengamankan sejumlah orang berinisial S.B., R.M., R.K., N.Y.B., dan F.K. untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Dari hasil pengungkapan tersebut, petugas mengamankan berbagai barang bukti berupa peralatan memasak, peralatan penyulingan, sekitar 1.580 liter minuman keras lokal jenis Ballo, 90 liter minuman keras lokal jenis Cap Tikus (CT), 9 jerigen kosong, dan 1 (satu) karung botol bekas dalam keadaan kosong
Konsumsi minuman keras hanya akan memberikan dampak buruk bagi kesehatan tubuh dan menyebabkan terjadinya penurunan kesadaran serta kemampuan seseorang dalam berpikir dan mengendalikan diri. Hal inilah yang sering menjadi salah satu faktor pemicu terjadinya kecelakaan lalu lintas yang dapat menyebabkan korban luka maupun korban jiwa, terjadinya tindak pidana kekerasan, tindak pidana kesusilaan, dan bahkan seringkali menyebabkan terjadinya gesekan di tengah – tengah masyarakat, yang berujung pada terjadinya konflik sosial berkepanjangan, serta timbulnya berbagai gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat lainnya di Jayawijaya
Pengungkapan – pengungkapan seperti ini, merupakan salah satu upaya Polres Jayawijaya dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, sehingga masyarakat dapat merasa aman dan nyaman dalam menjalani berbagai aktivitas sehari – hari, sekaligus melindungi generasi-generasi penerus Papua
Polres Jayawijaya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada para tokoh – tokoh adat, tokoh – tokoh agama, tokoh – tokoh intelektual, tokoh – tokoh pemuda serta seluruh masyarakat yang telah aktif berperan serta membantu pihak Kepolisian dalam upaya membuat Jayawijaya menjadi wilayah yang Damai, Aman, Nyaman dan Indah.(rd)




































