Jayawijaya – Polres Jayawijaya berperan aktif dalam memfasilitasi mediasi terkait pemalangan Kantor Distrik, SD Inpres dan Puskesmas di Distrik Popugoba, Kabupaten Jayawijaya, Selasa (24/2). Berkat pendekatan persuasif dan humanis yang dilakukan, permasalahan dapat diselesaikan secara musyawarah dan pelayanan publik kembali berjalan normal.
Sejak awal terjadinya pemalangan, personel Polres melalui fungsi Intelkam melaksanakan monitoring dan deteksi dini terhadap perkembangan situasi di lapangan. Selain itu, dilakukan penggalangan terhadap tokoh adat, tokoh masyarakat, serta pihak-pihak yang terlibat guna mencegah terjadinya konflik yang lebih luas. Pendekatan komunikasi dialogis dikedepankan untuk membuka ruang mediasi antara kedua belah pihak bersama unsur pemerintah daerah.
Dalam proses mediasi, Polres Jayawijaya bertindak sebagai fasilitator sekaligus menjaga stabilitas keamanan agar pertemuan berlangsung aman dan tertib. Strategi cooling system diterapkan dengan mengedepankan penyelesaian secara kekeluargaan tanpa tindakan represif.
Hasil dari mediasi tersebut, disepakati bersama bahwa palang yang sebelumnya terpasang di Kantor Distrik, SD Inpres dan Puskesmas dibuka kembali. Dengan demikian, aktivitas pemerintahan, pendidikan, dan pelayanan kesehatan dapat kembali berjalan normal.
Polres Jayawijaya menegaskan komitmennya untuk terus melakukan monitoring situasi kamtibmas serta membangun komunikasi intensif dengan seluruh elemen masyarakat guna menjaga wilayah hukum tetap aman, tertib, dan kondusif.(rd)




































