Wamena — Polres Jayawijaya melaksanakan upaya persuasif dan pendekatan humanis kepada kepala kampung serta keluarga korban meninggal dunia pasca peristiwa putusnya jembatan di wilayah Wouma, Kabupaten Jayawijaya.
Melalui jajaran Satuan Binmas, pada Kamis (07/05/2026) pukul 13.00 WIT hingga 17.00 WIT, Polres Jayawijaya menyerahkan bantuan sosial berupa beras sebanyak 300 kilogram dan 20 paket sembako kepada enam keluarga korban sebagai bentuk empati dan kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak musibah.
Selain penyaluran bantuan, jajaran Sat Binmas juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Wouma. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak benar (hoaks) yang dapat menimbulkan keresahan, memicu konflik, serta menyebabkan perpecahan di tengah masyarakat.
Polres Jayawijaya turut mengajak peran aktif tokoh masyarakat, tokoh agama, dan perangkat lingkungan untuk bersinergi menjaga stabilitas keamanan di wilayah masing-masing. Masyarakat juga diminta agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu situasi kamtibmas.
Kegiatan ini merupakan wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat melalui pendekatan humanis, guna menciptakan rasa aman dan menjaga kondusivitas wilayah pasca terjadinya musibah.(RW)



































