Sarmi – pada hari kamis (1/1/26) Wakapolsek Bonggo IPDA Daud Pararem bersama personel Polsek Bonggo mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) peristiwa seorang warga yang dilaporkan terseret ombak di Pantai Tarontah, tepatnya di Muara Kali Dormas.
Korban diketahui bernama Seldjun Oktaria, lahir di Sentani pada 20 Oktober 2007, beragama Islam, dan merupakan pelajar SMK Negeri 5 Sarmi yang berdomisili di Kampung Gwin Jaya SP 4.
Berdasarkan keterangan para saksi, peristiwa tersebut bermula saat korban mandi di Pantai Tarontah bersama teman-temannya. Pada saat sedang mandi, korban tiba-tiba terseret ombak dan berteriak meminta pertolongan, namun teriakan tersebut tidak langsung terdengar oleh rekan-rekannya.
Melihat kejadian tersebut, saksi Adli Kawena berusaha berenang ke arah korban dan sempat memegang korban. Korban kemudian menyampaikan kepada saksi bahwa dirinya tidak bisa berenang. Saksi pun meminta korban untuk berpegangan pada bajunya. Namun, saat saksi berupaya membawa korban ke arah tepi pantai, ombak datang menghantam sehingga pegangan korban terlepas. Saksi sempat menyelam untuk mencari korban, namun korban sudah tidak terlihat di sekitar lokasi.
Saksi lainnya, Ilham, bersama rekan-rekan korban sempat melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian, namun hingga saat ini korban belum berhasil ditemukan.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Wakapolsek Bonggo bersama anggota yang terdiri dari AIPDA Samuel Miosido, AIPDA A. Abd. Rahman M, SH, Bripka Bayu Eka, serta Brigpol Gading Attarik Ananda langsung melakukan pengecekan TKP, mengumpulkan keterangan saksi-saksi, serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk upaya pencarian korban.
Wakapolsek Bonggo IPDA Daud Pararem membenarkan adanya peristiwa tersebut dan menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah melakukan langkah-langkah penanganan awal.
“Benar telah terjadi peristiwa seorang warga yang terseret ombak di Pantai Tarontah. Setelah menerima informasi, kami bersama anggota langsung mendatangi TKP untuk melakukan pengecekan dan pengumpulan keterangan saksi. Saat ini korban masih dalam pencarian dan kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk upaya pencarian lebih lanjut,” ujar IPDA Daud Pararem.
Hingga berita ini diturunkan, korban belum ditemukan. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat beraktivitas di pantai, terutama saat kondisi ombak tinggi. Tutup.(rd)




































