Sentul – Presiden Prabowo Subianto secara resmi membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Senin (02/02/2026).
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dalam laporannya menyampaikan bahwa Rakornas yang diikuti oleh 4.011 peserta ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden untuk menciptakan kesamaan gerak langkah pusat dan daerah pada tahun kedua pelaksanaan RPJMN 2025-2029. Mendagri menegaskan bahwa seluruh jajaran pemerintahan provinsi, kabupaten, kota, dan forkopimda siap mendukung program Presiden untuk melakukan lompatan dalam memajukan Indonesia.
Dalam taklimatnya, Presiden Prabowo menekankan bahwa kepemimpinan adalah pengabdian yang harus berorientasi pada kepentingan rakyat, bukan kepentingan pribadi. Kepala Negara mengingatkan seluruh jajaran pemerintahan dari pusat hingga daerah agar memahami sejarah dan latar belakang bangsa untuk menjadi pemimpin yang adil serta jujur. Presiden menegaskan bahwa negara ini dibangun atas pengorbanan rakyat yang besar, sehingga setiap pemimpin wajib membuktikan bakti dan pengabdiannya kepada rakyat secara nyata.
Terkait dinamika global, Presiden Prabowo mengingatkan pentingnya kewaspadaan nasional dalam menghadapi gejolak dunia dan ketegangan geopolitik yang makin kompleks. Presiden menegaskan kembali komitmen Indonesia terhadap politik luar negeri bebas aktif dan prinsip nonblok dengan filosofi seribu kawan terlalu sedikit, satu lawan terlalu banyak. Namun, Presiden juga menekankan bahwa kemandirian nasional yang kuat adalah keharusan, di mana bangsa Indonesia harus mampu berdiri di atas kekuatan sendiri guna menjaga keselamatan seluruh rakyat di tengah realitas kekuatan dunia.
(rd/setpres)






































