Tembagapura – Kamis, 14 Mei 2026, Tokoh Pemuda Kampung Banti Distrik Tembagapura, Eli Dolame, menyampaikan perkembangan situasi masyarakat pasca operasi penindakan terhadap kelompok kriminal bersenjata oleh Tim Rajawali V di lokasi pendulangan Kali Kabur Tembagapura pada 7 Mei 2026 lalu. Dalam penyampaiannya, Eli Dolame menyoroti dampak sosial dan psikologis yang dirasakan masyarakat akibat kejadian tersebut, khususnya warga yang bermukim dan beraktivitas di sepanjang area pendulangan tradisional Kali Kabur.
Menurutnya, pasca kejadian tersebut sebagian besar masyarakat mengalami trauma dan ketakutan karena adanya korban luka-luka maupun meninggal dunia. Kondisi tersebut menyebabkan banyak masyarakat memilih meninggalkan lokasi pendulangan dan mengungsi sementara ke kampung-kampung terdekat. Hingga saat ini, sebagian warga disebut masih belum berani kembali melakukan aktivitas mendulang emas karena khawatir terjadi gangguan keamanan serupa di lokasi pendulangan Kali Kuluk hingga Uyawin.
Eli Dolame menjelaskan bahwa mayoritas masyarakat yang berada di area pendulangan merupakan warga sipil yang menggantungkan kebutuhan hidup sehari-hari dari aktivitas mendulang emas di Kali Kabur. Oleh sebab itu, situasi keamanan yang tidak stabil sangat berdampak terhadap kondisi ekonomi masyarakat di Distrik Tembagapura.
“Saya mengajak seluruh tokoh masyarakat, tokoh adat dan aparat keamanan untuk terus membangun komunikasi yang baik demi menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Saya berharap dalam setiap pelaksanaan penegakan hukum maupun operasi keamanan di wilayah Tembagapura dapat dilakukan secara terukur dan memperhatikan keberadaan masyarakat sipil agar tidak kembali menimbulkan korban dari warga yang hanya mencari nafkah di lokasi pendulangan,” ucap Eli Dolame.
Eli Dolame juga mengimbau agar masyarakat sipil tidak disamaratakan dengan Kelompok Kriminal Bersenjata, karena sebagian besar masyarakat di Tembagapura hanya beraktivitas untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga mereka. Menurutnya, kerja sama seluruh pihak sangat diperlukan guna menjaga stabilitas keamanan sekaligus memulihkan kondisi sosial masyarakat pasca kejadian di Kali Kabur.
Secara umum situasi di Distrik Tembagapura masih dalam keadaan aman dan kondusif, namun aktivitas masyarakat di lokasi pendulangan tradisional Kali Kabur belum sepenuhnya pulih akibat masih adanya rasa trauma dan kekhawatiran di tengah masyarakat pasca operasi penindakan tersebut.(rd)



































