Jayawijaya – Prosesi adat bakar darah yang dilakukan oleh keluarga almarhum Perius Tabuni berlangsung aman dan kondusif di Kampung Husoak, Distrik Hubikiak, Kabupaten Jayawijaya, Rabu (27/5/2026) sore. Kegiatan ini merupakan rangkaian adat pascabentrok sosial antara kelompok masyarakat suku Lani dan suku Dani Nayak/Yali Yahokimo.
Prosesi yang berlangsung sejak pukul 15.00 hingga 16.58 WIT tersebut mendapat pengamanan dan pengawalan ketat dari personel Kepolisian dan Brimob. Rombongan keluarga almarhum yang datang dari Distrik Piramid terlebih dahulu berkumpul di Polsek Wamena Kota sebelum menuju lokasi prosesi.
Kapolsek Asologaima bersama unsur Polsek Wamena Kota dan personel Brimob Yon A memastikan seluruh rangkaian adat berjalan tertib dan aman. Setelah prosesi selesai, seluruh personel pengamanan kembali ke mako tanpa adanya gangguan kamtibmas.
Prosesi adat bakar darah sendiri merupakan tradisi masyarakat pegunungan Papua sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada korban sekaligus simbol solidaritas dan ikatan kekeluargaan. Kehadiran aparat keamanan dinilai efektif dalam menjaga situasi tetap kondusif serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang mengikuti kegiatan adat tersebut.(Red)



































