Sarmi – Polres Sarmi melalui Pos Shelter sat samapta polres Sarmi bersama personel Polsek Sarmi Kota dengan sigap merespon kejadian kebakaran yang terjadi pada Minggu dini hari sekitar pukul 02.05 WIT di Kampung Sarmo, Distrik Sarmi Kota. Kebakaran tersebut menghanguskan rumah kos milik Bapak Edwin Matadoar yang disewakan kepada Ibu Kartia dan dijadikan kios, serta menjalar ke bangunan di sisi kiri dan kanan.
Peristiwa bermula ketika Megawati Slamia, keponakan dari Ibu Kartia, terbangun setelah mendengar suara beberapa pemuda yang diperkirakan berjumlah tiga orang mengetuk dan menendang pintu rumah dengan maksud membeli barang. Karena merasa takut, pintu tidak dibuka.
Megawati kemudian melihat ke luar melalui jendela dan mendapati api sudah menyala di samping kios. Dalam hitungan menit, kobaran api merambat ke rumah kos, sehingga api semakin membesar dan meluas. Api juga membakar satu rumah pribadi milik Haji Mangga yang berada di sisi bangunan.
Warga sekitar sempat melakukan upaya penyiraman secara manual, namun kobaran api sulit dikendalikan karena cepat menyebar. Tim pemadam kebakaran tiba di lokasi pada pukul 02.50 WIT, disusul Water Canon Sat Samapta Polres Sarmi pada pukul 03.10 WIT untuk membantu proses pemadaman.
Polres Sarmi telah memasang garis polisi (police line) guna mengamankan area dan mendukung proses penyelidikan.
Saat ini, Polres Sarmi masih mendalami penyebab kebakaran dengan mengumpulkan keterangan saksi dan mendata kerugian bangunan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian material diperkirakan cukup besar.
Kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kebakaran serta segera melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar untuk mencegah kejadian serupa. Tutup.(rd)






































