Jayawijaya – Jajaran Polres Jayawijaya, Polsek Asologaima bergerak cepat menindaklanjuti adanya aksi pemalangan di SD Inpres Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, Selasa (24/2).
Personel Polsek Asologaima mendatangi lokasi kejadian setelah menerima informasi terkait pemalangan yang dilakukan oleh sejumlah guru honorer yang tidak lulus seleksi K2.
Berdasarkan keterangan di lapangan, para guru honorer menyampaikan bahwa pemalangan dilakukan sebagai bentuk aspirasi karena tidak lulus dalam proses seleksi K2. Mereka menyatakan palang akan dibuka apabila ada perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, khususnya Dinas Pendidikan dan Pengajaran (P&P), yang datang langsung untuk berdialog di sekolah.
Kapolsek Asologaima IPTU Samladin kemudian melakukan koordinasi dengan Kepala Sekolah SD Inpres melalui sambungan telepon. Dari hasil koordinasi tersebut diperoleh informasi bahwa pihak sekolah telah berkomunikasi dengan Kepala Dinas P&P Kabupaten Jayawijaya dan direncanakan akan dilaksanakan pertemuan pada Rabu (25/2) di Kantor Dinas P&P Kabupaten Jayawijaya guna membahas permasalahan dimaksud.
Hingga saat ini, palang di SD Impres Muliama masih terpasang sambil menunggu terlaksananya pertemuan antara para guru honorer dengan pihak pemerintah daerah.
Polsek Asologaima terus melakukan monitoring serta pendekatan persuasif kepada para pihak guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di wilayah tersebut.(rd)



































